SHINee – Atlantis Album Review: Repackage yang Lebih Personal – Knesia.com

  • Whatsapp
SHINee - Atlantis Album Review: Repackage yang Lebih Personal - iniKpop

KNESIA.com: SHINee – Atlantis Album Review: Repackage yang Lebih Personal – Knesia.com,

Diantara sederet KPOP boy group yang “terpaksa” hiatus karena wajib militer, SHINee bisa jadi salah satu yang ditunggu-tunggu. Setelah kembali dengan album ketujuh ‘Don’t Call Me,’ Onew dan kawan-kawan menggebrak melalui repackage ‘Atlantis’

Read More

Seperti layaknya repackage album lain, tracklist ‘Atlantis’ tersusun dari lagu-lagu dari ‘Don’t Call Me.’ SHINee memberikan tambahan 3 lagu baru. Sekaligus konsep dan juga pengemasan yang sedikit berbeda dengan album original.

foto via SM Ent

Tracklist Atlantis

  1. Atlantis
    2. CØDE
    3. Don’t Call Me
    4. Area

5. Heart Attack
6. Marry You
7. Days and Years
8. I Really Want You
9. Kiss Kiss
10. Attention
11. Body Rhythm
12. Kind

Selain julukan Prince of KPOP, SHINee seharusnya disebut juga sebagai King of Concept. Mengingat konsistensi dan kreatifitas group besutan SM Entertainment tersebut dalam meramu konsep setiap rilisannya. ‘Atlantis’ pun tidak jauh berbeda.

foto via SM Ent

Konsep atlantis yang disertakan, sesuai judul album dan title track menghadirkan kesan yang lebih segar. Eksplorasi yang menjadi garis merah diusung pula pada bagaimana SHINee bereksplorasi secara musikal dalam album serta repackage ini.

Adanya track yang ditulis oleh sang rapper, Minho, juga menjadikan ‘Atlantis’ terdengar lebih personal. Ditambah dengan lagu khusus yang ditujukan pada Shawol (nama fanclub SHINee –red).

‘Atlantis’ menjadi track pembuka sekaligus title track untuk album ini. Berbeda dengan title track untuk ‘Don’t Call Me’ yang lebih terdengar menggoda, memperlihatkan eksplorasi musikalitas SHINee; ‘Atlantis’ justru memiliki musikalitas yang sangat khas group tersebut.



Irama electro pop dengan sentuhan funk menjadi landasan bagi lagu ini. Riff gitar yang digunakan pada intro sekilas mengingatkan pada hits “Rum Pum Pum” dari girl group f(x). Selain memiliki kemiripan vibe dengan “Edge Of Seventeen” dari Stevie Nicks. Irama synth menyusul kemudian dengan gebukan perkusi yang membuat “Atlantis” terdengar lebih megah.

Tidak hanya ramuan instrumen nan memukau, SHINee menunjukan kualitas vokal terbaik untuk lagu ini. High note yang disumbangkan oleh Onew menjadi klimaks yang membawa ‘Atlantis’ ke level berikutnya. Electropop berirama fresh juga sesuai dengan tema atlantis yang diusung.

foto via SM Ent

Track baru berikutnya dari repackage ini ditulis oleh Minho. “Area” memberikan sentuhan personal yang tidak berhasil disajikan SHINee pada album original.

Lirik “Area” menceritakan mengenai cinta yang hilang. Walau begitu, lirik untuk track ini pun dapat diinterpretasikan sebagai pesan dari SHINee untuk mendiang member, Jonghyun: “Your empty spot can’t be filled up / I’m stuck, back in that day, in the same area / Always in the same place, ooh yeah.”

Verse dari Onew ditimpali dengan harmoni apik pada chorus menyusun “Area” menjadi track memukau. Lagu ini memiliki vibe yang lebih dewasa, baik itu dari tempo maupun lirik yang disajikan, tanpa kehilangan signature khas SHINee.

foto via SM Ent

Tempo medium disertakan pula oleh SHINee pada track fan-song “Days and Years”. Lagu romantis dengan vokal nan lembut dan instrumen manis ini ditujukan pada penggemar. Menarasikan bagaimana cinta bertahan dari hari ke hari dan tahun ke tahun ke tahun.

Diramu oleh penyanyi K-R&B populer Colde, “Days and Years” memberikan kesan laid back dan santai. Para member SHINee pun memiliki ruang yang cukup untuk bermain-main dengan melodi dan vokalisasi. Minimnya instrumen serta vibe minimalis yang dihadirkan dalam track ini hampir serupa dengan single SHINee di tahun 2018, “Countless”.

Sebagai album repackage, ‘Atlantis’ berhasil memberi sisi personal yang tidak banyak dieksplorasi di ‘Don’t Call Me.’



SOURCE
KNESIA.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *