CEO dan Petinggi YG Entertainment Terjerat Kasus Insider Trading | Knesia.com

  • Whatsapp
CEO dan Petinggi YG Entertainment Terjerat Kasus Insider Trading | Kpop Chart

KNESIA.com: CEO dan Petinggi YG Entertainment Terjerat Kasus Insider Trading | Knesia.com,

CEO dan beberapa petinggi agensi YG Entertainment belakangan terjerat dalam kasus insider trading.

Read More

Menurut laporan ‘SBS News’ pada hari Rabu (05/05) kemarin, selama penyelidikan kasus ‘Burning Sun’ pada tahun 2019, polisi menemukan bahwa CEO YG Entertainment tertangkap basah melakukan praktik insider trading atau perdagangan orang dalam.

Insider trading atau perdagangan orang dalam merupakan sebutan bagi perdagangan saham atau sekuritas perusahaan oleh orang-orang di dalam perusahaan tersebut. Dalam beberapa yurisdiksi, perdagangan orang dalam bisa dilakukan dan sah menurut hukum, namun istilah ini umumnya merujuk kepada kegiatan ilegal di lingkungan pasar finansial untuk mencari keuntungan pribadi yang biasanya dilakukan dengan cara memanfaatkan informasi internal perusahaan yang bersifat tertutup.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa CEO Hwang Bo Kyung membeli saham perusahaan YG Entertainment dengan menggunakan nama manajer Kim. Keuntungan yang diperoleh dari penjualan saham tersebut kemudian disimpan di rekening Kim dan digunakan untuk biaya konstruksi dan kebutuhan hidup lainnya.

Hwang Bo Kyung merupakan mantan direktur keuangan di agensi YG Entertainment dan saat ini menjabat sebagai CEO di agensi tersebut. Sedangkan manajer Kim saat ini menjabat sebagai direktur keuangan YG Entertainment.

Seperti halnya Hwang Bo Kyung, mantan CEO YG Entertainment dan saudara kandung dari founder Yang Hyun Suk, Yang Min Suk juga membeli saham perusahaan secara ilegal menggunakan nama staf Ha, dengan menyetorkan pembayaran saham melalui rekening milik Ha.

Dari hasil penyelidikan terdapat total 3 Karyawan YG Entertainment yang membeli saham secara ilegal menggunakan nama pinjaman, dan 2 lainnya dilaporkan mengetahui kemungkinan adanya keuntungan dari pembelian saham, yakni CEO Hwang Bo Kyung dan direktur keuangan Kim.

Menanggapi penyelidikan tersebut, pihak YG Entertainment mengatakan, “Permintaan saham karyawan perusahaan mencapai titik terendah sehingga kami memutuskan untuk menyelesaikan transaksi dengan menggunakan nama pinjaman. Rendahnya permintaan saham dapat mengganggu keuangan perusahaan.”

Meskipun YG Entertainment mengklaim bahwa insider trading tersebut bukan dilakukan dalam rangka untuk menghindari pajak, Badan Administrasi Pajak Korea dikabarkan telah menolak klaim mereka. (Knesia.com)



SOURCE
KNESIA.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *