Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam – Knesia.com

  • Whatsapp
Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam 

KNESIA.com: Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam,

Seniman manakah yang dapat menandingi keindahan lukisan alam? Mulai dari warna langit yang terpancar dari sinar matahari, hingga warna-warni tumbuhan yang beraneka ragam. Belum lagi, banyaknya jenis binatang yang penuh ciri khas dan keunikannya tersendiri.

Nah, sambil menikmati pemandangan tersebut, pernahkah kamu mempertanyakan hal-hal yang berkaitan dengan eksistensi mereka? Seperti keadaan langit cerah yang cenderung berwarna biru atau, mungkinkah panas matahari akan redup, suatu hari?

Tenang! Tanda tanya-tanda tanya tersebut akan hilang begitu aja karena di sini, kami akan menjawab setidaknya lima pertanyaan mengenai  fenomena alam yang membingungkan.

1. Mengapa langit cerah berwarna biru?

Saat cuaca terbilang cerah, kedua matamu pasti akan dimanjakan dengan pemandangan langit biru yang sangat indah, bukan? Tahukah kamu? Melansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), warna biru tersebut berasal dari fenomena dispersi cahaya matahari.

Maksudnya, sinar matahari sebenarnya putih, namun terdiri dari semua warna spektrum yang terlihat, atau yang biasa kamu kenal dengan istilah mejikuhibiniu. Masing-masing dipancarkan pada ketebalan prisma yang berbeda hingga melewati atmosfer bumi.

Saat itulah, proses dispersi cahaya matahari berlanjut dengan meliputi proses sinar yang diserap, dipantulkan dan diubah oleh berbagai elemen, senyawa maupun partikel. Dalam proses itu, beberapa warna diteruskan secara lurus dan lainnya ke segala arah.

Nah, warna biru merupakan warna dari sinar matahari yang disebarkan ke segala arah, Bela. Itulah kenapa, warna tersebut terlihat jauh lebih dominan dari sudut pandang mata manusia. So, kamu sudah paham mengapa langit cerah di siang hari berwarna biru, kan?

2. Mungkinkah panas matahari akan redup?

Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam 

Berbicara mengenai matahari, kamu tentu masih mengingat pelajaran Geografi di bangku SMA, yang menjelaskan bahwa ia merupakan sumber energi terbesar bagi bumi, bukan? Yup, melalui panas yang dihasilkan, peradaban makhluk hidup bertahan hingga saat ini.

Namun, bagaimana matahari mempertahankan panas yang dimilikinya? Hal tersebut berawal dari banyaknya bahan bakar hidrogen yang melakukan reaksi untuk menghasilkan helium. Kemudian, helium akan beraksi menghasilkan hidrogen dan seterusnya.

Dengan kata lain, apakah siklus reaksi kimia tersebut memastikan panas matahari bersifat ‘abadi’? Sayangnya, fenomena alam tertentu bisa saja menghentikan proses tersebut atau menyebabkan hal-hal lainnya yang menghentikan panas matahari. So, who knows!

3. Mengapa matahari terbit di timur dan tenggelam di barat?

Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam 

Masih berbicara mengenai matahari, kamu pasti tidak asing lagi dengan fakta umum yang menjelaskan bahwa matahari terbit di timur dan tenggelam di barat. Sangat mustahil jika pergerakan tersebut berubah, setidaknya tanpa adanya fenomena alam tertentu.

Yup, melansir dari laman edukasi NASA, fenomena pergerakan terbit dan tenggelamnya matahari sangat berhubungan erat dengan rotasi bumi yang bergerak ke arah timur. Sehingga penampakan benda angkasa selalu dimulai dari timur dan berakhir di barat.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua planet memiliki rotasi yang sama dengan bumi. Sebut saja, Planet Uranus dan Venus yang memiliki gerakan rotasi yang berlawanan dengan bumi. Sehingga penampakan benda angkasa pun terjadi sebaliknya.

4. Mengapa planet berbentuk bulat?

Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam 

Seperti yang kamu ketahui, bentuk bumi merupakan salah satu fenomena alam yang masih menjadi perdebatan oleh segelintir golongan masyarakat. Beberapa menganggap bahwa bumi berbentuk datar, sebagian besar lainnya menyetujui bumi berbentuk bulat.

Namun, pertanyaannya, mengapa planet berbentuk bulat? Melansir dari Scientific Focus, bulatan planet nyatanya terjadi akibat kekuatan gravitasi pada pusat massa di tiap-tiap planet, yang ditandai oleh putaran partikel yang membentuk gumpalan dan semakin besar.

Nah, sebagaimana gaya gravitas bekerja secara seimbang ke segala arah, putaran pun menjadi seimbang sehingga membentuk bulatan layaknya bola. Meski begitu, bulatan yang dihasilkan tidak sempurna, seperti yang terjadi pada planet bumi dengan sedikit tonjolan di tengahnya.

5. Mengapa massa dan berat berbeda?

Bumi Bulat? Ini Jawaban dari 5 Pertanyaan Umum Tentang Fenomena Alam 

Bernostalgia ke masa SMA, setidaknya istilah-istilah umum seperti berat dan massa yang dijelaskan berbeda secara hakikat dan karakternya, masih ingatkah?

Well, untuk mengembalikan ingatanmu terhadap kedua istilah tersebut: massa merupakan seluruh bagian partikel fisik yang ada dalam sebuah objek. Sedangkan, berat merupakan ukuran yang dipengaruhi oleh gaya tarik gravitasi. Masih bingung? 

Misalnya, berat tubuhmu di bumi adalah 70 kg, maka berat tubuhmu di bulan adalah 11,6 kg karena gaya gravitasi bulan tidak sebesar di bumi. Dengan kata lain, semakin besar gaya gravitasi sebuah planet, semakin berat pula tubuhmu jika ditimbang di planet itu.

Berbeda dengan massa, ia tidak berubah-ubah. Alasannya jelas karena massa tidak dipengaruhi oleh gravitasi, tetapi fokus pada fakta bahwa tubuhmu tetap mengandung semua partikel atom, seperti cairan, organ, dan lainnya, yang disebut massa tubuh.

So, bagaimana? Sekarang, kamu sudah tidak bingung lagi dengan pertanyaan-pertanyaan terkait fenomena alam di atas, bukan? Yuk, banyak membaca agar lebih banyak tahu!

SOURCE
KNESIA.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *